Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi digital dan self-control terhadap pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin dalam penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi angkatan 2022 yang berjumlah 754 mahasiswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 88 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa dalam penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital belum tentu berkontribusi langsung terhadap pengelolaan keuangan yang lebih baik. Sebaliknya, self-control terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa dalam penggunaan QRIS. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki tingkat pengendalian diri yang lebih baik cenderung mampu mengelola keuangan secara lebih efektif, termasuk dalam mengendalikan pengeluaran melalui sistem pembayaran digital. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa self-control merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan literasi digital dalam memengaruhi pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa pengguna QRIS. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan pengendalian diri perlu menjadi perhatian dalam upaya membentuk perilaku keuangan yang sehat di era digital.
Copyrights © 2026