Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 113 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk menganalisis keterkaitan antara kedua variabel yang diteliti. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebiasaan membaca dan tes kemampuan membaca pemahaman yang diberikan kepada seluruh responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kebiasaan membaca siswa berada pada kategori rendah hingga sedang, sedangkan kemampuan membaca pemahaman berada pada kategori sedang hingga tinggi. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kemampuan membaca pemahaman tidak berdistribusi normal sehingga analisis hubungan dilakukan menggunakan teknik statistik nonparametrik. Hasil uji linearitas menunjukkan adanya kecenderungan hubungan yang linear antara kedua variabel sehingga pengujian korelasi dapat dilakukan. Berdasarkan hasil uji korelasi Rank Spearman diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,638 dengan nilai signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, positif, dan berkategori kuat antara kebiasaan membaca dan kemampuan membaca pemahaman siswa. Artinya, semakin baik kebiasaan membaca yang dimiliki siswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, menarik kesimpulan, serta menginterpretasikan makna teks secara tepat. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pembiasaan membaca sejak dini sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan pemahaman bacaan siswa di sekolah dasar. Temuan ini bermanfaat bagi pengembangan program literasi.
Copyrights © 2026