Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya penurunan produksi dan produktivitas padi di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam selama beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pendapatan dan kesejahteraan petani sehingga diperlukan upaya untuk mengetahui strategi yang dilakukan petani dalam meningkatkan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi petani dalam meningkatkan produksi padi di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari petani padi sebagai informan utama serta pihak Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) dan perangkat kecamatan sebagai informan pendukung. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan produksi padi, yaitu melalui penggunaan benih, penggunaan pupuk, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pengelolaan irigasi. Dalam penggunaan benih, petani memilih benih yang sesuai dengan kondisi lahan, ketahanan terhadap hama, umur panen, dan kualitas hasil yang diinginkan, seperti Kuruik Kusuik, Solok, Putiah Lamo, Anak Daro, dan Cisokan. Penggunaan pupuk dilakukan sesuai kebutuhan tanaman, meskipun penerapan tepat dosis dan tepat waktu belum sepenuhnya sesuai anjuran. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan melalui pemantauan rutin, penggunaan pestisida, serta pembersihan lahan. Pemanfaatan traktor meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, sedangkan pengelolaan irigasi dilakukan sesuai kondisi lahan dan ketersediaan air. Kendala utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan irigasi dan ketersediaan pupuk. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang diterapkan petani berperan dalam mendukung peningkatan produksi padi, meskipun masih memerlukan dukungan pemerintah dan instansi terkait, terutama dalam penyediaan sarana irigasi dan pupuk.
Copyrights © 2026