Pembangunan rumah susun sebagai hunian vertikal bertingkat menuntut penerapan standar pelaksanaan yang ketat, terutama pada elemen struktur plat lantai beton bertulang yang berperan dalam menerima dan mendistribusikan beban bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan pekerjaan plat lantai dua serta mengevaluasi kesesuaian pemasangan tulangan terhadap gambar perencanaan (shop drawing) pada Proyek Pembangunan Rumah Susun X. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan pengukuran lapangan selama periode magang 19 Februari sampai 19 Mei 2026. Pengukuran difokuskan pada jenis material, diameter tulangan, jarak antar tulangan, kualitas ikatan kawat bendrat, dan ketebalan selimut beton pada lima titik sampel yang mewakili zona tengah bentang, tumpuan, dan transisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan plat lantai dilakukan secara sistematis melalui empat tahapan utama, yaitu pemasangan perancah sistem hybrid, pemasangan bekisting multipleks, pekerjaan penulangan, dan pengecoran beton ready mix dengan mutu f’c 25 MPa. Hasil evaluasi membuktikan bahwa material BJTS 420B, diameter tulangan D10 mm, dan jarak rencana D10-200 mm telah sesuai dengan RKS dan shop drawing. Jarak aktual tulangan berkisar antara 193–216 mm dengan deviasi maksimum +16 mm, sehingga masih berada dalam toleransi ±76 mm berdasarkan ACI 117M-10. Ikatan tulangan dan selimut beton 20 mm juga memenuhi ketentuan teknis. Dengan demikian, seluruh parameter pekerjaan penulangan plat lantai dua dinyatakan sesuai dan tidak ditemukan penyimpangan yang melampaui batas toleransi.
Copyrights © 2026