Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam memperoleh informasi mengenai produk melalui berbagai platform media sosial. Salah satu bentuk komunikasi pemasaran digital yang memiliki pengaruh besar terhadap perilaku konsumen adalah Electronic Word of Mouth (E-WOM), yaitu penyampaian pengalaman, ulasan, dan rekomendasi produk secara daring. Selain E-WOM, kepercayaan konsumen juga menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli ulang pada konsumen minuman Thunuk-Thunuk Cabang Manukan Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 (<0,05). Kepercayaan konsumen juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (<0,05). Secara simultan, E-WOM dan kepercayaan konsumen memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat beli ulang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,403 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi minat beli ulang sebesar 40,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penguatan strategi pemasaran digital melalui pengelolaan E-WOM yang positif serta peningkatan kepercayaan konsumen menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat beli ulang dan loyalitas pelanggan pada industri minuman kekinian.
Copyrights © 2026