Transformasi digital telah mendorong perubahan mendasar pada strategi, struktur, proses kerja, budaya, dan identitas organisasi. Kondisi tersebut menuntut penerapan manajemen perubahan yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga memperhatikan kesiapan sumber daya manusia dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor utama yang menentukan keberhasilan manajemen perubahan organisasi di era transformasi digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan menelaah 20 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan pada periode 2018–2025 dan relevan dengan kepemimpinan transformasional digital, budaya organisasi, kelincahan organisasi, model manajemen perubahan, kesiapan kecerdasan buatan, serta strategi sumber daya manusia. Data dianalisis melalui proses identifikasi, evaluasi, pengelompokan, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional digital dan budaya yang kolaboratif berperan penting dalam mengurangi resistensi karyawan serta membangun kesiapan terhadap perubahan. Model perubahan seperti Kotter, Lewin, dan ADKAR menjadi lebih efektif ketika diterapkan secara adaptif dan dipadukan dengan kelincahan organisasi. Kajian ini juga menemukan bahwa transformasi digital berbeda dari perubahan teknologi informasi konvensional karena mencakup perubahan proposisi nilai, identitas organisasi, tata kelola data, pola rekrutmen, dan kompetensi tenaga kerja. Dengan demikian, keberhasilan transformasi digital bergantung pada penyelarasan sistem teknis dan sosial, komunikasi yang partisipatif, pembelajaran berkelanjutan, serta penguatan kapabilitas digital di seluruh tingkat organisasi. Temuan ini memberikan landasan praktis bagi organisasi dalam merancang perubahan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026