Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola aktivitas bisnis, khususnya pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta wirausaha muda yang semakin mengandalkan pemasaran digital untuk menjangkau konsumen. Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, kemampuan memanfaatkan data menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis. Literasi data membantu pelaku usaha memahami, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data, sedangkan sistem informasi analitik mendukung proses pengumpulan, visualisasi, dan analisis data pemasaran secara cepat dan akurat. Berbagai laporan menunjukkan bahwa transformasi digital meningkatkan penggunaan media sosial dan e-commerce sebagai media pemasaran, namun pemanfaatan analitik data pada usaha kecil masih terbatas. Kondisi serupa terjadi di Indonesia, termasuk di Kota Medan, di mana banyak wirausaha muda telah menggunakan media digital untuk promosi tetapi belum mengoptimalkan analisis data dalam penyusunan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi data dan penggunaan sistem informasi analitik terhadap keberhasilan strategi pemasaran digital pada wirausaha muda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku usaha muda yang memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Variabel independen meliputi literasi data dan penggunaan sistem informasi analitik, sedangkan variabel dependen adalah keberhasilan strategi pemasaran digital. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan pemasaran digital serta menjadi rekomendasi bagi pelaku usaha, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi digital berbasis data.
Copyrights © 2026