Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam layanan keuangan telah mengubah cara individu memperoleh informasi, mengelola keuangan, dan mengambil keputusan finansial. Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian ekonomi juga memengaruhi kemampuan individu dalam mempertahankan kondisi keuangan yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan berbasis kecerdasan buatan, kepercayaan terhadap teknologi finansial, dan kecemasan ekonomi terhadap ketahanan keuangan individu melalui kualitas pengambilan keputusan keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah individu yang menggunakan layanan keuangan digital, sedangkan sampel berjumlah 68 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berbasis kecerdasan buatan dan kepercayaan terhadap teknologi finansial berpengaruh positif terhadap kualitas pengambilan keputusan keuangan serta ketahanan keuangan individu. Sebaliknya, kecemasan ekonomi berpengaruh negatif terhadap kualitas pengambilan keputusan keuangan dan ketahanan keuangan. Selain itu, kualitas pengambilan keputusan keuangan terbukti berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara literasi keuangan berbasis kecerdasan buatan, kepercayaan terhadap teknologi finansial, dan kecemasan ekonomi terhadap ketahanan keuangan individu. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur keuangan perilaku serta menjadi masukan bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan penyedia layanan keuangan digital dalam meningkatkan ketahanan keuangan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang tepat.
Copyrights © 2026