Studi ini memiliki tujuan utama menganalisis dampak ukuran perusahaan, rasio utang terhadap ekuitas, serta tingkat pengembalian aset pada nilai buku harga di korporasi subsektor farmasi yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia tahun 2017 hingga 2024. Masalah pokok dalam penelitian ini dipicu oleh fenomena penurunan kinerja keuangan dan lonjakan kerugian pada beberapa emiten farmasi yang menurunkan kepercayaan investor, serta adanya ketidakselarasan antara teori keuangan dengan fakta pergerakan nilai perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilaksanakan untuk memberikan gambaran empiris mengenai faktor penentu nilai perusahaan farmasi bagi investor dan manajerial. Penelitian ini menerapkan metode verifikatif serta deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas lima korporasi subsektor farmasi dengan total empat puluh data observasi yang diperoleh melalui metode pengambilan sampel bertujuan. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menerapkan analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji simultan, uji parsial, koefisien determinasi, serta uji korelasi menggunakan perangkat lunak statistik. Output studi ini membuktikan bahwasanya tingkat pengembalian aset berdampak pada nilai buku harga secara parsial, sedangkan ukuran perusahaan dan rasio utang terhadap ekuitas tidak berdampak pada nilai buku harga secara parsial. Output studi ini juga membuktikan bahwasanya profitabilitas adalah aspek yang paling berperan terhadap peningkatan nilai suatu korporasi, sementara struktur modal dan ukuran perusahaan tidak cukup mampu berpengaruh secara individual pada nilai buku harga secara signifikan pada subsektor farmasi. Prospek studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademis bagi pengembangan kajian akuntansi keuangan dan referensi strategis pengambilan keputusan investasi.
Copyrights © 2026