Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu teknologi utama pada era digital memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas pengambilan keputusan dalam berbagai sektor pembangunan. Di sisi lain, implementasi Smart Economy sebagai bagian dari konsep Smart City diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan. Kota Pangkalpinang sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya mengembangkan program Smart City, namun optimalisasi pemanfaatan AI dan implementasi Smart Economy dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence dan implementasi Smart Economy terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Pangkalpinang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori (explanatory research). Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi aktivitas ekonomi daerah. Implementasi Smart Economy juga berperan dalam memperkuat daya saing ekonomi melalui pengembangan ekosistem digital, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Secara konseptual, integrasi antara pemanfaatan Artificial Intelligence dan implementasi Smart Economy mampu menciptakan sinergi yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas, inovasi, serta efektivitas tata kelola pembangunan daerah.
Copyrights © 2026