Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong inovasi sistem otomasi rumah, termasuk pengelolaan akses hewan peliharaan. Pemilik hewan sering mengalami kendala ketika harus membuka dan menutup pintu secara manual, terutama saat berada di luar rumah atau memiliki aktivitas yang padat. Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi efisiensi, tetapi juga dapat menimbulkan risiko keamanan apabila pintu dibiarkan terbuka terlalu lama. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pintu otomatis hewan peliharaan berbasis Radio Frequency Identification (RFID) dan Internet of Things menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem menerapkan mekanisme akses ganda, yaitu RFID MFRC522 sebagai autentikasi akses masuk dan sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi akses keluar. Motor servo digunakan sebagai aktuator pembuka dan penutup pintu, sedangkan Telegram Bot digunakan sebagai media monitoring aktivitas secara waktu nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah engineering research melalui tahapan identifikasi kebutuhan, studi literatur, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian, serta evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan RFID MFRC522 mampu membaca tag RFID terdaftar dengan tingkat keberhasilan 100%. Sensor ultrasonik HC-SR04 memiliki rata-rata error 0,16 cm, sedangkan Telegram Bot memiliki rata-rata delay pengiriman notifikasi 1,9 detik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan akses otomatis yang aman, praktis, dan mendukung pemantauan aktivitas hewan peliharaan berbasis IoT.
Copyrights © 2026