Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur aset, pertumbuhan penjualan, dan struktur modal terhadap profitabilitas perusahaan subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan dengan total 60 observasi. Profitabilitas diproksikan menggunakan Return on Assets, struktur modal menggunakan Debt to Equity Ratio, sedangkan struktur aset dan pertumbuhan penjualan dihitung berdasarkan data laporan keuangan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak EViews 12 melalui pemilihan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, serta dilengkapi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil pemilihan model menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Secara parsial, struktur aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada tingkat signifikansi 10%, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada tingkat signifikansi 10%. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,060619 menunjukkan bahwa model menjelaskan 6,06% variasi profitabilitas, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi aset dan pengendalian utang dalam meningkatkan kinerja profitabilitas perusahaan properti.
Copyrights © 2026