Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada pengeluaran kas di PDAM Kota Makassar serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan komponen Sistem Informasi Akuntansi menurut Romney dan Steinbart. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian pada bagian akuntansi, keuangan, dan perbendaharaan PDAM Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi pengeluaran kas telah diterapkan secara memadai dengan mengintegrasikan enam komponen utama, yaitu personil, data, software, hardware, prosedur, dan pengendalian internal. Proses pengeluaran kas dilakukan melalui tahapan permohonan pembayaran, verifikasi anggaran, pemeriksaan kelengkapan dokumen, pembuatan voucher, otorisasi oleh pihak berwenang, hingga pencairan dana sesuai standar operasional perusahaan. Penggunaan sistem aplikasi akuntansi yang terintegrasi serta penerapan pengendalian internal yang baik mampu meningkatkan akurasi pencatatan, transparansi, akuntabilitas, efisiensi proses administrasi, serta meminimalkan risiko kesalahan dan kecurangan dalam pengelolaan kas. Sistem tersebut juga mendukung penyediaan informasi keuangan yang cepat, tepat, dan andal sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan pada aspek perangkat keras, optimalisasi pemeliharaan infrastruktur teknologi informasi, serta penanganan kendala teknis perangkat lunak agar kinerja sistem semakin optimal. Secara keseluruhan, penerapan Sistem Informasi Akuntansi pengeluaran kas di PDAM Kota Makassar telah berjalan efektif, mendukung tata kelola keuangan yang lebih baik, meningkatkan kualitas pengawasan internal, serta memperkuat efektivitas pengendalian operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026