Stasiun LRT Jakabaring di kawasan Jl. H. A. Bastari Palembang belum dilengkapi fasilitas park and ride yang terencana. Kondisi ini mendorong pengguna kendaraan pribadi untuk parkir sembarangan di sekitar stasiun, berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas dan penurunan tingkat pelayanan (Level of Service) Jl. H. A. Bastari. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kapasitas optimal fasilitas park and ride dengan menggunakan pendekatan Capacity-Constrained Optimization dengan dua batasan serentak yaitu kapasitas fisik lahan stasiun seluas 314 × 134 meter dan batas toleransi LOS Jl. H. A. Bastari berdasarkan PKJI 2023. Hasil analisis menunjuukan kapasitas jalan total dua arah dihitung sebesar 11.110 smp/jam dengan volume eksisting 1.012,3 smp/jam (VCR = 0,091; LOS A). Kapasitas tersisa (ΔV) sebesar 1.209,7 smp/jam dapat diserap sebagai bangkitan park and ride. Berdasarkan distribusi moda 70% sepeda motor dan 30% kendaraan ringan, diperoleh kapasitas optimal kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) sebesar 424 unit untuk sepeda motor dan 182 unit untuk kendaraan ringan. Kebutuhan parkir tersebut mebutuhkan total luas area sebesar 1.082,2 m² atau hanya memanfaatkan 2,60% dari total lahan efektif 41.942 m². Penelitian ini membuktikan bahwa secara kualitatif kapaitas pelayanan jalan merupakan faktor pembatas utama dibandingkan ketersediaan lahan. Rekomendasi desain layout dan manajemen akses park and ride disajikan sebagai panduan implementasi untuk mendukung keberlanjutan trasnportasi di Kota Palembang.
Copyrights © 2026