Studi ini bertujuan menguji secara empiris pengaruh ketersediaan informasi dan kecepatan akses terhadap keputusan transaksi digital pada masyarakat Kabupaten Purwakarta. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 74 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data primer dikumpulkan lewat kuesioner terstruktur berisi 30 butir pernyataan yang telah dinyatakan valid (r-hitung > 0,2287) dan reliabel (Cronbach's Alpha variabel X1 = 0,948, X2 = 0,955, dan Y = 0,957). Analisis data menggunakan model regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Secara parsial, hasil pengujian membuktikan ketersediaan informasi (t-hitung = 4,412, sig = 0,000) maupun kecepatan akses (t-hitung = 3,473, sig = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan transaksi digital. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga terbukti berpengaruh nyata (F-hitung = 72,353, sig = 0,000) dan mampu menjelaskan variasi keputusan transaksi digital sebesar 67,1 persen (R-Square = 0,671), sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Secara praktis, temuan ini mengharuskan pelaku bisnis digital serta pengelola platform komersial daerah memprioritaskan optimasi server aplikasi dan penyajian informasi komoditas yang kredibel guna menekan angka perpindahan pengguna (churn rate).
Copyrights © 2026