Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan terhadap kinerja karyawan di Kingdom Salon Siborong-borong. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan enam informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang dominan dilaksanakan melalui metode on the job training mampu meningkatkan kompetensi teknis karyawan, pemahaman terhadap prosedur pelayanan, kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, disiplin kerja, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. Efektivitas pelatihan didukung oleh kejelasan tujuan, relevansi materi dengan pekerjaan, metode praktik langsung, kompetensi pelatih, dan ketepatan pemilihan peserta. Proses belajar sambil bekerja memungkinkan karyawan memperoleh umpan balik segera, memperbaiki kesalahan, dan menerapkan keterampilan baru dalam situasi pelayanan yang nyata. Meskipun pelaksanaan pelatihan masih menghadapi keterbatasan waktu dan biaya, manfaat yang dirasakan lebih besar karena pelatihan membantu meningkatkan konsistensi hasil kerja dan profesionalisme karyawan. Penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan perlu dilaksanakan secara terstruktur, berkelanjutan, dan disertai evaluasi sebelum serta sesudah pelatihan agar peningkatan kompetensi dapat dipertahankan. Dengan demikian, pelatihan merupakan investasi strategis bagi Kingdom Salon untuk meningkatkan kinerja karyawan, kepuasan pelanggan, dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026