Sektor transportasi dan logistik menjadi objek dalam pengujian ini guna mengevaluasi dampak rasio likuiditas (CR), solvabilitas (DER), dan margin laba (NPM) terhadap pengembalian aset (ROA). Studi ini menerapkan desain penelitian kuantitatif yang dijalankan melalui kombinasi antara pendekatan verifikatif dan deskriptif, di mana seluruh data sekunder dikumpulkan dan dihimpun secara langsung dari laporan keuangan perusahaan. Data sebanyak 60 observasi didapat dari teknik purposive sampling dalam penentuan sampel dengan hasil 12 perusahaan total dengan jangka waktu 5 tahun (2021-2025) yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia. Proses pengolahan dan evaluasi data dibantu oleh aplikasi Eviews 14 melalui estimasi Fixed Effect Model dengan pendekatan White Cross-Section. Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa variabel CR dan NPM memiliki kontribusi signifikan terhadap ROA, sementara DER didapati tidak menunjukkan pengaruh terhadap ROA. Secara bersamaan, kombinasi variabel CR, DER, dan NPM terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap variabel ROA dengan perolehan nilai koefisien determinasi sebesar 86,86%, sedangkan 13,14% sisanya dijelaskan oleh unsur eksternal di luar pembahasan model ini. Temuan ini menegaskan bahwa keselarasan antara pengelolaan likuiditas yang terukur serta penguatan efisiensi laba bersih menjadi instrumen krusial dalam memaksimalkan produktivitas aset perusahaan.
Copyrights © 2026