Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) Prosedur Analitis dalam audit laporan keuangan berdasarkan Standar Audit 520 di Kantor Akuntan Publik Abubakar Usman dan Rekan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya prosedur analitis sebagai salah satu prosedur audit yang digunakan untuk membantu auditor dalam mengidentifikasi risiko salah saji material, memperoleh bukti audit yang memadai, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses audit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen audit. Data penelitian diperoleh dari Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP), dokumen pendukung audit, serta informasi yang diperoleh dari auditor yang terlibat dalam proses pemeriksaan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKP Prosedur Analitis telah disusun secara sistematis melalui PMPJ, Tinjauan Analitis, Program Audit, Formulir Tinjauan, dan Kertas Kerja yang mendukung pelaksanaan audit. Hasil evaluasi terhadap 21 elemen Standar Audit 520 menunjukkan bahwa 18 elemen (85,71%) berada pada kategori sesuai dan 3 elemen (14,29%) berada pada kategori tidak sesuai, sehingga penerapan Standar Audit 520 secara keseluruhan tergolong baik. Prosedur analitis terbukti membantu auditor dalam mengidentifikasi risiko salah saji material, menentukan area audit yang memerlukan pengujian lebih lanjut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat. Ketidaksesuaian yang ditemukan berkaitan dengan dokumentasi hubungan data keuangan dan non keuangan, identifikasi risiko baru, serta investigasi terhadap penyimpangan yang terdeteksi. Meskipun demikian, kendala tersebut dapat diatasi melalui penyediaan data yang lebih lengkap oleh klien, peningkatan kualitas dokumentasi audit, dan penerapan proses review secara bertingkat. Dengan demikian, KKP Prosedur Analitis memiliki peran yang penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan audit laporan keuangan sesuai dengan Standar Audit 520 serta meningkatkan kualitas dokumentasi dan hasil pemeriksaan audit.
Copyrights © 2026