Perkembangan ekonomi digital telah mendorong pertumbuhan pekerjaan berbasis platform, termasuk kemitraan pengemudi ojek online yang menawarkan fleksibilitas waktu dan peluang memperoleh pendapatan. Namun, sistem kerja ini juga menghadirkan ketidakpastian pendapatan, perubahan insentif dan algoritma, persaingan antarmitra, tingginya biaya operasional, tekanan penilaian pelanggan, serta keterbatasan perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kinerja dan kesejahteraan mitra ojek online di wilayah Bogor berdasarkan pengalaman kerja mereka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara terstruktur, dan Focus Group Discussion terhadap lima informan yang terdiri atas ketua komunitas, koordinator lapangan, dua mitra senior, dan satu mitra baru. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja mitra dipengaruhi oleh kedisiplinan, pengalaman kerja, penguasaan wilayah operasional, kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan sistem platform, pemanfaatan jam sibuk, motivasi intrinsik, dan dukungan komunitas. Dari aspek kesejahteraan, pendapatan yang berfluktuasi, jam kerja panjang, biaya bahan bakar dan perawatan kendaraan, risiko perjalanan, serta tekanan psikologis masih menjadi kendala utama. Meskipun demikian, fleksibilitas kerja, tanggung jawab terhadap keluarga, solidaritas komunitas, dan strategi adaptasi membantu mitra mempertahankan produktivitas. Penelitian menyimpulkan bahwa kinerja dan kesejahteraan mitra saling berkaitan serta perlu dipahami secara multidimensional melalui aspek ekonomi, sosial, psikologis, keselamatan kerja, dan perlindungan sosial.
Copyrights © 2026