Bulan Januari 2025 sampai Juli 2025 ditemukan aktifitas penggunaan dermaga yang melebihi batas dari prosedur operasional yang ada, hal ini mengakibatkan masalah sehingga dermaga mengalami keterlambatan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengukur produktivitas layanan dermaga eksekutif melalui variabel waktu bongkar muat kendaraan, dalam penelitian ini menggunaan metode penelitian kuantitatfif dengan pendekatan desktiptif. Selain itu, penelitian ini menggunakan uji instrumen menngunakan uji validitas dan realibilitas untuk memastikan bahwa suatu instrumen layak digunakan dan memastikan bahwa instrumen penelitian yang digunakan tetap konsisten dengan membandingkan dengan nilai r tabel sebesar 0,6. Dalam peneitian ini metode analisis data digunakan untuk menyusun, mengkategorikan data mentah yang nantinya akan diolah selama penelitian menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menarik kesimpulan, uji statistik yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Hasil dari pengujian hipotesis uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 4,306, lebih besar dari t tabel sebesar 3,09, yang berarti waktu bongkar muat berpengaruh terhadap produktivitas dermaga. Hasil uji koefisien determinasi mendapat nilai R Square sebesar 0,513, yang artinya 51,3% variasi dalam produktivitas dermaga dipengaruhi oleh waktu bongkar muat kendaraan sedangkan sisanya 48,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Mendapatkan regresi sebesar Y = 24,131 + 0,647X, yang berarti bahwa setiap peningkatan satu unit dalam waktu bongkar muat maka akan menaikan nilai produktivitas dermaga sebesar 0,647 unit.
Copyrights © 2026