Efektivitas mesin produksi merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan manufaktur. PT Arya Global Dinamika menggunakan mesin CNC OKUMA LB 25 sebagai mesin utama dalam proses pemesinan komponen logam, namun masih mengalami downtime yang menyebabkan efektivitas mesin belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas mesin CNC OKUMA LB 25 menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi penyebab utama penurunan efektivitas melalui analisis Six Big Losses, serta menyusun usulan perbaikan menggunakan pendekatan 5W+1H. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data produksi, downtime, dan kualitas produk periode September hingga Oktober 2024 yang diperoleh dari PT Arya Global Dinamika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Availability sebesar 90,83%, Performance sebesar 87,72%, dan Quality sebesar 99,24%, sehingga diperoleh nilai rata-rata Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebesar 79,07%, masih berada di bawah standar world class sebesar 85%. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa Reduced Speed Losses merupakan penyebab dominan penurunan efektivitas mesin, diikuti oleh Breakdown Losses, Setup and Adjustment Losses, serta Idling and Minor Stoppages. Berdasarkan hasil analisis tersebut, usulan perbaikan difokuskan pada penerapan preventive maintenance secara terjadwal, peningkatan kompetensi operator dan standardisasi proses setup, serta implementasi sistem monitoring kondisi mesin secara real-time. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas mesin, mengurangi waktu downtime, dan mencapai nilai OEE sesuai standar world class.
Copyrights © 2026