Tingkat risiko perizinan usaha merupakan aspek penting dalam menentukan legalitas dan kewajiban perizinan yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma Random Forest dan XGBoost dalam mengklasifikasikan tingkat risiko perizinan usaha UMKM. Dataset yang digunakan berjumlah 4.081 data dengan variabel investasi, omset, jumlah tenaga kerja, skala usaha, luas tanah, dan risiko usaha sebagai label klasifikasi. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, eksplorasi data, preprocessing, pembagian data, pemodelan menggunakan Random Forest dan XGBoost , evaluasi model, serta pengujian teknik resampling untuk menangani ketidakseimbangan kelas. Pengujian dilakukan pada model dengan parameter default dan model yang telah dioptimasi melalui hyperparameter tuning. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Random Forest dengan hyperparameter tuning memperoleh performa terbaik dengan accuracy sebesar 94%, precision macro sebesar 87%, recall macro sebesar 78%, dan F1-score macro sebesar 82%. Sementara itu, XGBoost dengan hyperparameter tuning memperoleh accuracy sebesar 91%, precision macro sebesar 81%, recall macro sebesar 79%, dan F1-score macro sebesar 79%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Random Forest dengan hyperparameter tuning tanpa resampling menjadi model paling stabil dalam mengklasifikasikan tingkat risiko perizinan usaha UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung proses identifikasi risiko usaha secara lebih sistematis, objektif, dan berbasis data.
Copyrights © 2026