Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap kinerja keuangan yang diproyeksikan melalui Return on Assets (ROA) pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022 - 2025. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 perusahaan yang memenuhi kriteria. Sebelum analisis regresi dilakukan, data telah dinyatakan lulus seluruh uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA ($B = 3,231$; $Sig. = 0,001$). Demikian pula, Debt to Equity Ratio (DER) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA ($B = 9,751$; $Sig. = 0,002$). Secara simultan (uji F), variabel CR dan DER secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,002. Nilai koefisien determinasi ($R^2$) menunjukkan bahwa kontribusi pengaruh variabel likuiditas dan solvabilitas dalam menjelaskan variasi ROA adalah sebesar 24,9%, sedangkan sisanya sebesar 75,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Hasil ini mengindikasikan bahwa pengelolaan aset lancar yang efektif serta penarikan utang yang dialokasikan secara produktif mampu mendongkrak performa profitabilitas perusahaan secara optimal.
Copyrights © 2026