Program digitalisasi desa terus didorong pemerintah untuk pemerataan layanan publik, namun penerapannya di lapangan masih terhambat keterbatasan infrastruktur, sehingga banyak desa belum mampu membangun sistem informasi secara mandiri. Desa Bengkel, misalnya, telah memiliki website namun belum memiliki layanan administrasi online maupun mekanisme verifikasi dokumen, sehingga pengajuan surat masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan membangun website desa digital berbasis Infrastructure as a Service (IaaS) menggunakan Amazon Web Services (AWS) yang mengintegrasikan enam layanan sekaligus, yaitu EC2, RDS, S3, Lambda, SQS, dan SNS, dengan kebaruan utama berupa fungsi AWS Lambda sqs-pdf-signer yang secara otomatis menyisipkan QR Code verifikasi ke dalam dokumen surat tanpa memerlukan tanda tangan fisik. Sistem dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh kebutuhan fungsional terpenuhi. User Acceptance Testing memperoleh rata-rata skor 4,45 dari masyarakat dan 5,00 dari perangkat desa, keduanya berkategori Sangat Baik. Stress Testing dengan beban hingga 500 pengguna secara bersamaan menunjukkan error rate 0,00–0,02% tanpa downtime, sementara Security Testing menunjukkan konfigurasi SSL/TLS Grade A tanpa kerentanan berisiko tinggi. Hasil ini membuktikan bahwa integrasi IaaS berbasis AWS dapat menjadi solusi infrastruktur sekaligus otomatisasi layanan administrasi publik tingkat desa yang andal dan terverifikasi secara digital.
Copyrights © 2026