Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Beban Pokok Penjualan (BPP) terhadap laba kotor PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk selama periode penelitian 2017–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi dokumentasi terhadap laporan keuangan triwulanan dan tahunan perusahaan. Data sekunder yang dianalisis terdiri atas 33 observasi BPP sebagai variabel independen dan laba kotor sebagai variabel dependen. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana, uji signifikansi model, serta koefisien determinasi untuk mengukur arah, kekuatan, dan besarnya pengaruh BPP terhadap laba kotor. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara BPP dan laba kotor, ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,983. Nilai R Square sebesar 0,966 mengindikasikan bahwa 96,6% variasi laba kotor dapat dijelaskan oleh perubahan BPP, sedangkan 3,4% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Hasil uji ANOVA memperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,001, sehingga model regresi dinyatakan layak. Koefisien regresi BPP sebesar -0,497 dengan nilai t sebesar -29,847 dan signifikansi kurang dari 0,001 menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan BPP cenderung menurunkan laba kotor apabila tidak diimbangi pertumbuhan penjualan atau penyesuaian harga jual. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat pengendalian biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, persediaan, dan overhead produksi untuk mempertahankan efisiensi operasional serta meningkatkan margin laba kotor secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026