Perkembangan teknologi digital telah memperluas pemanfaatan mobile banking, khususnya oleh Generasi Z yang tumbuh bersama internet dan memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penggunaan mobile banking pada Generasi Z di Kota Makassar serta menguji pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, keamanan, dan kepercayaan terhadap penggunaannya. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 100 responden Generasi Z berusia 17–27 tahun, berdomisili di Kota Makassar, dan pernah menggunakan mobile banking dalam enam bulan terakhir. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mobile banking pada Generasi Z di Kota Makassar berada pada kategori sangat tinggi. Persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, keamanan, dan kepercayaan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan mobile banking. Model penelitian mampu menjelaskan 65,2% variasi penggunaan mobile banking, sedangkan 34,8% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Persepsi manfaat menjadi variabel dengan pengaruh paling dominan, diikuti persepsi kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan keamanan. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z cenderung menggunakan mobile banking karena layanan tersebut mempercepat transaksi, menghemat waktu, mudah dioperasikan, serta dinilai aman dan dapat dipercaya. Hasil penelitian memberikan implikasi bagi perbankan untuk meningkatkan manfaat fungsional, kesederhanaan antarmuka, perlindungan data, dan keandalan layanan agar penggunaan mobile banking pada kelompok generasi muda semakin optimal.
Copyrights © 2026