Pengelolaan arsip ijazah pada institusi pendidikan masih banyak bergantung pada dokumen fisik yang rentan rusak, hilang, sulit ditemukan kembali, dan membutuhkan ruang penyimpanan besar. Pemanfaatan layanan cloud publik dapat meningkatkan aksesibilitas, tetapi menimbulkan persoalan privasi dan kedaulatan data akademik. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem arsip ijazah digital berbasis private cloud dengan autentikasi biometrik wajah di SMKN 1 Tembilahan. Pengembangan sistem menggunakan System Development Life Cycle dengan model Waterfall, diawali melalui observasi, wawancara, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Infrastruktur dibangun pada peladen lokal berbasis Ubuntu dengan Nextcloud sebagai pengelola penyimpanan dokumen. Lapisan keamanan mengintegrasikan pustaka face-api.js dan model Tiny Face Detector untuk memverifikasi identitas serta mendeteksi keaslian wajah melalui respons dinamis. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing terhadap fungsi login, unggah arsip, validasi wajah, penolakan foto statis, dan integrasi pengunduhan dokumen. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan dengan tingkat keberhasilan 100 persen. Mekanisme liveness detection mampu menerima wajah asli dan menolak percobaan spoofing menggunakan gambar dua dimensi. Integrasi aplikasi web dengan private cloud juga berjalan stabil sehingga distribusi ijazah dapat dibatasi kepada pengguna yang terverifikasi. Sistem ini meningkatkan efisiensi pencarian dan penyimpanan arsip, memperkuat kontrol akses, serta menjaga privasi dan kedaulatan data akademik di bawah pengelolaan institusi.
Copyrights © 2026