Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), literasi digital, dan kepuasan pelanggan terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cilacap, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei menggunakan kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 110 pelaku UMKM. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sesuai kebutuhan penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Literasi digital juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,018, sedangkan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,037. Secara simultan, penggunaan QRIS, literasi digital, dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,502 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 50,2% variasi peningkatan pendapatan UMKM, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Penggunaan QRIS menjadi variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pembayaran digital, peningkatan literasi digital, dan penguatan kepuasan pelanggan dalam mendukung pertumbuhan pendapatan UMKM di Kabupaten Cilacap.
Copyrights © 2026