Penelitian ini menyatukan temuan dari literatur berbagai studi eksperimen dan simulasi untuk memahami bagaimana jumlah sudu (2,3,4,dan 5) dan sudut sudu (-10°, -5°, 0°, 5°, 10°) mempengaruhi Cp pada turbin Darrieus tipe H/Darrieus menggunakan NACA 0018. Bukti empiris dan numerik konsisten menunjukkan bahwa peningkatan jumlah sudu meningkatkan solidity rotor, yang secara umum meningkatkan starting torque dan Cp pada TSR rendah, namun berpotensi menurunkan Cp puncak pada TSR menengah hingga tinggi karena drag dan interaksi wake meningkat. Sudut sudu negatif hingga kecil (sekitar -5° hingga -10°) dapat meningkatkan Cp pada setengah siklus upwind, tetapi dapat menurunkan torsi pada setengah siklus lain karena perubahan lift ke stall pada sudut serang yang berbeda. Temuan khusus untuk konfigurasi NACA 0018 menunjukkan bahwa 4 sudu dengan sudut sudu sekitar 5° dapat memberikan Cp maksimum yang kompetitif pada TSR rendah hingga sedang, meskipun dengan trade-off terhadap performa pada TSR lebih tinggi. Studi eksperimental pada konfigurasi 4 sudu sering menunjukkan peningkatan Cp pada TSR rendah namun potensi penurunan Cp puncak pada TSR tinggi, karena peningkatan soliditas menyebabkan wake interaction lebih besar. Secara umum, pemilihan jumlah sudu dan sudut sudu perlu disesuaikan dengan tujuan desain (start-up, Cp puncak, atau operasi pada TSR spesifik) serta boundary conditions yang konsisten untuk perbandingan yang adil
Copyrights © 2026