Rhizopora apiculata merupakan tumbuhan obat tradisonal yang dimanfaatkan untuk terapi berbagai jenis penyakit seperti sakit gigi, malaria dan diare. Tumbuhan ini juga memiliki aktivitas antifungi, antibakteri, antiseptik, antiradang, antiulcer dan bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui potensi ekstrak etilasetat kulit batang R. apiculata sebagai sumber antioksidan alami yang meliputi kandungan total fenol, flavonoid dan kapasitas antioksidannya. Proses ekstraksi senyawa antioksidan dilakukan menggunakan metode maserasi pada suhu ruang selama 72 jam. Perngujian kandungan total fenol dan flavonoid ekstrak masing-masing dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan alumunium klorida sedangkan pengujian kapasitas stabilisasi radikal bebas dilakukan menggunakan metode DPPH-radical scavenging assay. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kandungan total fenol dan flavonoid ekstrak pada konsentrasi 0,005-0,04% masing-masing sebesar 4,28-54,18 µg EAG/ml dan 8,78-108,39 µg EQ/ml. Kapasitas stabilisasi radikal bebas ekstrak dan vitamin C pada konsentrasi 0,04% masing-masing sebesar 92,07% dan 95,58%. Ekstrak etilasetat kulit batang R. apiculata berpotensi sebagai sumber antioksidan alami.
Copyrights © 2026