Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengakuan, pengukuran, dan pelaporan pendapatan pada Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara terhadap empat informan dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan pendapatan telah menerapkan basis akrual, yaitu diakui saat layanan diberikan. Pengukuran pendapatan didasarkan pada tarif berbasis biaya dan margin, namun terdapat perbedaan dengan nilai klaim BPJS yang mempengaruhi realisasi pendapatan. Pelaporan pendapatan dilakukan secara sistematis melalui proses akuntansi yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS). Saat ini rumah sakit juga sedang mengembangkan digitalisasi pelaporan keuangan guna meningkatkan integrasi sistem dan meminimalkan potensi kesalahan pencatatan. Kendala utama meliputi proses klaim BPJS yang memerlukan penyesuaian serta proses transisi sistem pelaporan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik akuntansi pendapatan telah sesuai secara konseptual, namun masih memerlukan optimalisasi integrasi sistem dan pengelolaan klaim untuk meningkatkan kualitas informasi keuangan.
Copyrights © 2026