Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalis pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Corporate Social Responsibility (CSR), Koneksi Politik, dan Capital Intensity terhadap Agresivitas Pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel Penelitian berjumlah 228 perusahaan yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan CSR berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Hal ini menujukkan bahwa peningkatan pertumbuhan penjualan dan pelaksanaan CSR dapat memengaruhi tingkat agresivitas pajak perusahaan. Sementara itu, koneksi politik dan capital intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, yang menunjukkan bahwa keberadaan hubungan politik maupun besarnya proporsi aset tetap belum mampu menjadi faktor penentu dalam praktik agresivitas pajak perusahaan manufaktur.
Copyrights © 2026