Meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi keberlanjutan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan. Selain itu, ukuran perusahaan juga dipandang sebagai faktor yang memengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kinerja keuangan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan sustainability reporting dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur sektor barang baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 29 perusahaan dengan 116 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan sustainability reporting berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja keuangan. Namun, secara simultan pengungkapan sustainability reporting dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi praktik keberlanjutan mampu meningkatkan kinerja perusahaan, sehingga perusahaan perlu meningkatkan kualitas pengungkapan informasi keberlanjutan sebagai upaya menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026