Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan suhu dan kelembaban ruang server berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor DHT22. Sistem ini terintegrasi dengan Blynk untuk pemantauan real-time, ThingSpeak untuk penyimpanan data historis, serta notifikasi otomatis melalui Telegram dan indikator LED lokal berdasarkan ambang batas 30°C. Penelitian mengikuti model pengembangan prototipe, meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, simulasi, integrasi, dan pengujian langsung di ruang server STKIP PGRI Situbondo. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membaca data lingkungan secara akurat, mentransmisikannya ke platform cloud, dan menampilkan informasi secara lokal melalui layar OLED. Fluktuasi suhu selama operasional server tercatat dengan baik, dengan puncak awal mencapai 34,2°C dan stabil pada rentang 20–26°C. Sistem berhasil mengaktifkan notifikasi dan indikator LED hanya ketika ambang batas terlampaui, sehingga tidak terjadi peringatan palsu pada kondisi normal. Kesimpulannya, sistem pemantauan berbasis IoT ini menyediakan pemantauan real-time, pencatatan data historis, dan mekanisme peringatan dini yang efektif. Sistem ini mendukung pemeliharaan ruang server secara proaktif. Pengembangan selanjutnya dapat mencakup penambahan sensor redundan, saluran komunikasi cadangan, atau mekanisme kontrol pendinginan otomatis untuk meningkatkan keandalan dan fungsionalitas sistem.
Copyrights © 2026