Latar Belakang: Layanan Online Public Access Catalog (OPAC) pada Perpustakaan Kota Kediri belum dimanfaatkan secara optimal karena tampilan antarmuka yang kurang tertata, struktur navigasi yang membingungkan, dan desain visual yang kurang menarik, sehingga menurunkan kenyamanan pemustaka dalam menelusuri koleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan rekomendasi desain antarmuka website OPAC yang sesuai dengan kebutuhan pengguna serta mengetahui pengaruh penerapan pendekatan User Centered Design (UCD) terhadap peningkatan kepuasan pemustaka. Metode: Penelitian ini menerapkan empat tahapan UCD, yaitu Understand Context of Use, Specify User Requirements, Produce Design Solutions, dan Evaluate Designs, dengan instrumen evaluasi Cognitive Walkthrough untuk mengukur learnability dan efficiency, serta End User Computing Satisfaction (EUCS) untuk mengukur satisfaction. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai learnability meningkat dari 65% menjadi 100%, efisiensi waktu pengerjaan tugas meningkat dari 0,01630 task/second menjadi 0,0648 task/second (kategori Sangat Cepat), dan skor EUCS meningkat dari 3,53 (kategori Puas) menjadi 4,29 (kategori Sangat Puas). Kesimpulan: Penerapan UCD terbukti efektif memperbaiki kualitas antarmuka OPAC dan meningkatkan kepuasan pemustaka secara menyeluruh, sehingga pendekatan ini layak dipertimbangkan sebagai metode standar dalam pengembangan ulang antarmuka sistem informasi perpustakaan berbasis website.
Copyrights © 2026