Proceeding UMSurabaya
Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA

Peritonitis et causa Apendisitis Akut Perforasi: Manifestasi Klinis, Pilihan Terapi Dan Pandangan Dalam Islam

Winda Aenah (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Ghassani Ramadhan (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Naomira Valiza Putri (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Aisya Khamsa Widya Fitri (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Mutia Sahara Maulida (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Muhammad Iqbal Dwi Inrdayana (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Yelvi Levani (Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2026

Abstract

Peritonitis akibat apendisitis akut perforasi merupakan kegawatdaruratan bedah kritis yang secara signifikan meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien sekitar 5% karena risiko komplikasi sepsis yang cepat. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, dan tatalaksana, serta integrasinya dengan prinsip kesehatan dalam Islam. Metode yang digunakan berfokus pada studi ilmiah terbaru yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir di database seperti NCBI, Science Direct, Scholar google untuk mencari evidence based medicine. Hasil temuan menunjukkan obstruksi lumen memicu iskemia, nekrosis, hingga ruptur apendiks yang mencemari rongga peritoneum dengan bakteri dan debris. Manifestasi klinis khasnya berkembang dari nyeri kuadran kanan bawah menjadi nyeri tekan difus, rigiditas abdomen, demam, dan leukositosis berat. Penanganan utama memerlukan tindakan source control segera melalui pembedahan yang dikombinasikan dengan antibiotik empiris target bakteri Gram-negatif enterik dan anaerob, seperti Seftriakson dan Metronidazol. Lebih lanjut, pandangan Islam memperkuat ikhtiar medis ini melalui penekanan pada aspek kebersihan diri serta urgensi pengobatan tepat waktu. Kesimpulannya, pengenalan dini gejala klinis dan intervensi multidisiplin yang cepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi sistemik yang fatal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Pro

Publisher

Subject

Description

Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah ...