Journal of International Relations Diponegoro
Vol 11, No 1: (June 2026)

Aktivitas Ofensif Rusia dalam Konflik Ukraina Tahun 2022

Ni Nyoman Dinda Ayudya Putri Kirana (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Syaakirah Nur Airin (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Rania Asweta Hirra (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Anak Ayu Nindya Rastyrania (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Najmi Aulia Haritzmi Putri (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2026

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah dinamika konflik internasional, dengan ruang siber muncul sebagai domain strategis kelima di samping darat, laut, udara, dan antariksa. Meskipun berbagai aktivitas ofensif di ruang siber sering dikategorikan sebagai "perang siber," Thomas Rid (2012) berargumen bahwa perang siber belum pernah terjadi di masa lalu, tidak sedang terjadi saat ini, dan kecil kemungkinannya akan terjadi di masa depan karena seluruh serangan siber bermotif politik hanyalah versi canggih dari tiga bentuk aktivitas ofensif, yaitu sabotage, espionage, dan subversion. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk aktivitas ofensif yang dilakukan Rusia dalam konflik dengan Ukraina pada tahun 2022 menggunakan kerangka konseptual Thomas Rid. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data sekunder dari literatur akademik, laporan pemerintah, dan publikasi intelijen keamanan siber. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas ofensif Rusia termanifestasi dalam tiga bentuk: sabotage melalui penyebaran wiper malware destruktif yang menargetkan sistem pemerintahan dan teknis Ukraina; espionage melalui kampanye pencurian kredensial dan pengintaian digital oleh kelompok yang berafiliasi dengan GRU; serta subversion melalui kampanye disinformasi sistematis, amplifikasi bot farm, dan teknologi deepfake. Temuan ini mengkonfirmasi argumen Rid bahwa aktivitas ofensif lebih tepat dipahami sebagai sabotage, espionage, dan subversion daripada perang dalam pengertian Clausewitzian.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jihi

Publisher

Subject

Description

Journal of International Relations Diponegoro publishes articles on contemporary transnational crimes from a variety of methodologies and approaches. The journal was originally established to encourage scholarly publications by students from International Relations, Faculty of Social and Political ...