Perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital menuntut perusahaan untuk tidak lagi memandang pemasaran hanya sebagai aktivitas menjual produk, tetapi sebagai proses strategis untuk menciptakan pengalaman yang bermakna. Penelitian ini membahas transformasi manajemen pemasaran pada PT Amarta dari pendekatan transaksional menuju pendekatan pengalaman pelanggan. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana perusahaan dapat membangun hubungan emosional, kepercayaan, nilai, dan keterlibatan pelanggan melalui pengelolaan produk, layanan, komunikasi, serta interaksi yang konsisten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan studi kasus konseptual pada PT Amarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran yang berorientasi pada pengalaman bermakna dapat meningkatkan kepuasan, loyalitas, citra merek, serta daya saing perusahaan. Transformasi tersebut membutuhkan perubahan paradigma, integrasi teknologi, pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan, dan budaya organisasi yang berpusat pada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Amarta perlu menempatkan pengalaman pelanggan sebagai inti strategi pemasaran agar mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan pasar yang semakin dinamis.
Copyrights © 2026