Pengembangan wisata heritage merupakan upaya pelestarian warisan sejarah sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Kampung Peneleh, Surabaya, memiliki berbagai situs heritage seperti Tempat Lahir Bung Karno, Museum H.O.S. Tjokroaminoto, Masjid Agung Peneleh, Masjid Dukur Kayu, Pemakaman Belanda Peneleh, dan Sumur Jobong. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat lokal akibat pengembangan Kampung Peneleh sebagai destinasi wisata heritage. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan terdiri dari Ketua Pokdarwis, Koordinator Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan warga setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata heritage memberikan dampak ekonomi positif berupa munculnya peluang usaha baru, peningkatan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat langsung. Dari aspek sosial, pengembangan wisata heritage meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian sejarah dan budaya, memperkuat identitas lokal, serta meningkatkan interaksi sosial dengan wisatawan. Namun, manfaat ekonomi yang diperoleh masyarakat belum merata karena tingkat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pariwisata masih bervariasi.
Copyrights © 2026