Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara empati dengan traumatic bonding pada perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam berpacaran. Traumatic bonding merupakan ikatan emosional kuat antara korban dan pelaku yang membuat korban sulit mengakhiri hubungan meskipun mengalami kekerasan fisik maupun psikologis. Empati diduga menjadi salah satu faktor psikologis yang berkontribusi terhadap terbentuknya ikatan tersebut. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan positif antara empati dengan traumatic bonding. Penelitian melibatkan 107 perempuan dewasa awal di Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui skala traumatic bonding dan skala empati. Analisis menggunakan korelasi Spearman's Rho dengan bantuan Jamovi. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi r = 0,346 dengan p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan positif signifikan antara empati dengan traumatic bonding. Dengan demikian, hipotesis diterima: semakin tinggi empati korban, semakin tinggi kecenderungan traumatic bonding. Koefisien determinasi (R² = 0,141) menunjukkan empati memberikan sumbangan efektif sebesar 14,1% terhadap traumatic bonding, sedangkan 85,9% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026