Transformasi media digital telah mengubah praktik dakwah Islam sekaligus melahirkan bentuk-bentuk baru otoritas keagamaan di ruang virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah Ustazah Halimah Alaydrus dalam media digital serta mengkaji kontribusi media sosial terhadap pembentukan otoritas keagamaan baru di era kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai artikel ilmiah, buku, prosiding, serta dokumentasi digital yang berkaitan dengan dakwah digital, komunikasi dakwah, otoritas keagamaan, dan aktivitas dakwah Ustazah Halimah Alaydrus pada berbagai platform media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui proses reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis literatur secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dakwah Ustazah Halimah Alaydrus dibangun melalui penyampaian pesan yang persuasif, penggunaan bahasa yang sederhana, pendekatan storytelling, serta pemanfaatan fitur multimedia yang sesuai dengan karakteristik media digital. Interaksi yang terbangun melalui media sosial mendorong terbentuknya komunitas virtual, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap figur pendakwah. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran dakwah, tetapi juga sebagai ruang produksi dan legitimasi otoritas keagamaan baru yang dibangun melalui kualitas komunikasi, konsistensi konten, dan partisipasi audiens. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi dan manajemen dakwah dalam perspektif Digital Religion dan Mediatization of Religion, serta memberikan implikasi bagi pengembangan strategi dakwah digital yang adaptif, kredibel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat digital. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan etnografi digital atau netnografi untuk mengkaji dinamika interaksi pendakwah dan audiens secara lebih mendalam.
Copyrights © 2026