Desa Selong Belanak merupakan destinasi wisata bahari unggulan di Kabupaten Lombok Tengah yang menghadapi tantangan lingkungan berupa akumulasi limbah batok kelapa dari konsumsi wisatawan. Limbah ini sering menyumbat saluran drainase dan menjadi sarang vektor penyakit. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui konversi limbah batok kelapa menjadi briket arang yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi tahap survei, sosialisasi, pelatihan teknis produksi, hingga pendampingan manajemen usaha. Proses produksi briket mencakup tahap karbonisasi, penghalusan, pencampuran dengan perekat tapioka, pencetakan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dan perangkat desa merespons positif inovasi ini sebagai solusi tepat guna yang ramah lingkungan. Selain mereduksi volume sampah di area pantai, program ini diharapkan berhasil menciptakan peluang wirausaha baru bagi Karang Taruna dan Pokdarwis melalui produk energi terbarukan yang memiliki suhu pembakaran stabil dan minim asap. Dengan demikian, pemanfaatan limbah ini berkontribusi pada peningkatan estetika kawasan wisata sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
Copyrights © 2026