Limbah kotoran sapi merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang banyak dijumpai di wilayah pedesaan dengan aktivitas peternakan yang cukup tinggi, termasuk di Kelurahan Ijobalit. Limbah ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, kotoran sapi memiliki kandungan bahan organik dan unsur hara yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan inovasi pembuatan pupuk kompos dari limbah kotoran sapi sebagai upaya pengelolaan limbah peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kelurahan Ijobalit. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat peternak setempat, melalui tahapan persiapan bahan dan proses pengomposan menggunakan aktivator EM4. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah kotoran sapi dapat diolah menjadi pupuk kompos dengan karakteristik fisik yang baik, yaitu berwarna coklat kehitaman, bertekstur remah, dan tidak berbau menyengat. Meskipun belum dilakukan pengujian secara kuantitatif terhadap kualitas tanah, hasil observasi lapangan dan kajian literatur menunjukkan bahwa kompos kotoran sapi berpotensi berperan sebagai pembenah tanah dan mendukung perbaikan kondisi tanah yang cenderung kering. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam pengelolaan limbah peternakan serta mendukung pertanian ramah lingkungan di tingkat lokal.
Copyrights © 2026