Tujuan: Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model Creative Problem Solving terhadap minat belajar siswa SMA. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain Quasi Experimental Design berupa Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Jember, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar siswa sebanyak 20 pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Independent Samples t-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan rata-rata (mean) skor posttest sebesar 82,68 pada kelas eksperimen dan 78,03 pada kelas kontrol. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan: Kesimpulannya yaitu model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar matematika siswa pada materi barisan dan deret aritmetika.
Copyrights © 2026