Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari di SMKN 2 Padang Panjang dalam mengoptimalkan bakat dan minat siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam bersama kepala sekolah, pembina, pelatih, serta siswa, dan studi dokumentasi. Pisau analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) oleh Henry Fayol dan teori Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Veithzal Rivai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler tari di sekolah ini belum berjalan secara optimal. Pada aspek planning, pelaksanaan program kerja terkendala oleh ketidakkonsistenan jadwal latihan akibat benturan agenda akademik. Pada aspek organizing, pembagian tugas belum maksimal dan terjadi penumpukan beban kerja pada guru pembina. Pada tahap actuating, proses transfer teknik tari tradisional kurang berkembang akibat ketiadaan pelatih ahli tetap serta keterbatasan sarana seperti ruang latihan dan kostum. Sementara pada aspek controlling, pengawasan langsung telah berjalan, namun belum didukung oleh sistem evaluasi formal dan penilaian tertulis yang memadai. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekomendasikan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) formal, pengadaan pelatih tetap kompeten, dan penguatan sistem dokumentasi progres siswa.
Copyrights © 2026