Kimono merupakan busana tradisional Jepang yang ikonik dengan karakteristik siluet berbentuk T, potongan lurus, serta sistem layering yang anggun dan terstruktur. Koleksi ini, terinspirasi dari struktur dasar dan keanggunan visual kimono yang diwujudkan menjadi sebuah busana kontemporer berpendekatan feminine romantic style tanpa menghilangkan identitas utamanya. Koleksi busana kontemporer yang dihasilkan, meliputi tiga tingkatan busana, merepresentasikan kelembutan dan detail estetis melalui teknik pengolahan siluet, tekstur, dan manipulasi bahan dekoratif seperti bunga, ruffle, flounce, dan korsase. Warna-warna yang digunakan, didominasi oleh palet warna pastel, terinspirasi langsung dari kesan lembut, anggun, dan feminin. Bahan yang digunakan untuk membuat karya ini disesuaikan dengan kebutuhan struktur tiap tingkatan busana, serta mengombinasikan Songket Palembang sebagai aksen dekoratif untuk memperkaya nilai kultural. Proses penciptaan koleksi busana kontemporer terinspirasi struktur kimono meliputi tahap eksplorasi melalui studi pustaka dan observasi, perancangan konsep, serta sketsa desain. Desain diwujudkan dalam satu koleksi berjudul Kimono Hanagatari yang terdiri dari tiga karya: Mizuhana (Ready to Wear), Hana no Mai (Ready to Wear Deluxe), dan Hana Tenshi (Haute Couture) bersumber ide dari jenis yukata, homongi, dan uchikake, serta disajikan melalui pagelaran busana atau fashion show.
Copyrights © 2026