Latar belakang: Toddler adalah usia 12 – 36 bulan, disebut golden period. Aspek terpenting proses perkembangan adalah perkembangan motorik kasar. Salah satu faktor mempengaruhi perkembangan motorik kasar yaitu pola pengasuh. Hasil wawancara, bahwa banyak orang tua yang belum paham terhadap pola asuh yang tepat diberikan kepada anak, serta terdapat perbedaan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar pada anak toddler. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar pada toddler (Usia 12 – 36 bulan) di Puskesmas Penebel II. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Responden dipilih berdasarkaan purposive sampling sebanyak 82 orang dengan menggunakan Kuesioner PSDQ dan KPSP. Menggunakan uji analisis Chi Square. Hasil: Pola asuh orang tua demokratis dengan perkembangan motorik kasar normal 66 orang (100,0%) dan abnornmal 0 (0,0%). Sedangkan pola asuh otoriter dengan perkembangan motorik kasar normal 11 orang (68,8`%) dan abnormal 5 orang (31,3%). Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai p value 0,001 (< 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar anak toddler (usia 12 – 36 bulan) di Puskesmas Penebel II.
Copyrights © 2026