Latar belakang: Pada Tahun 2024 Di Kabupaten Kampar terjadi 256 kasus DBD dengan angka kematian sebanyak 3 orang, meningkat dari tahun 2023 sebanyak 148 kasus Lingkungan Fisik merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya DBD dan selain itu faktor dari perilaku masyarakat juga merupakan salah satu penentu dalam penyebaran DBD perlu dilakukan penelitian terhadap faktor lingkungan fisik dan perilaku masyarakt terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD). Tujuan: Mengetahui pengaruh Lingkungan Fisik dan perilaku Masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja UPT Puskesmas Bangkinang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi analitik dengan menggunakan desain studi case control, Dimana penelitian yang dilakukan dengan cara membandingkan antara dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol untuk mengetahui proporsi kejadian berdasarkan riwayat ada tidaknya paparan Hasil: Dari penelitian ini ditemukan adanya pengaruh antara faktor lingkungan fisik suhu udara ruangan, keberadaan jentik nyamuk dan perilaku masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Kesimpulan: Karena ditemukan adanya pengaruh dari lingkungan fisik diharapkan kepada masyarakat lebih memperhatikan lingkungan seperti membersihkan tempat penampungan air, tidak menggantung pakaian di sembarang tempat untuk mengurangi frekuensi tempat peristirahatan nyamuk di dalam rumah. Selalu menggunakan obat anti nyamuk saat beraktivitas didalam rumah untuk menghindari gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Copyrights © 2026