Batubara merupakan salah satu subsektor pertambangan yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara, namun pendapatan pajak dari sektor ini dinilai masih rendah. Hal ini mengindikasikan adanya praktik penghindaran pajak (tax avoidance) oleh perusahaan-perusahaan di sektor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan komisaris independen terhadap penghindaran pajak dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel mediasi. Teori yang digunakan meliputi tax avoidance, profitabilitas, likuiditas, komisaris independen, dan CSR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data regresi linear berganda yang diolah menggunakan aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak (ETR). Likuiditas (CR) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak (ETR). Komisaris independen juga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak (ETR). CSR tidak memperlemah hubungan antara profitabilitas (ROA) dan penghindaran pajak. CSR juga tidak memperkuat hubungan antara likuiditas (CR) dan penghindaran pajak. Namun, CSR terbukti memperlemah pengaruh komisaris independen terhadap penghindaran pajak (ETR).
Copyrights © 2026