Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate governance dan financial distress terhadap real earnings management pada perusahaan publik di Indonesia yang termasuk dalam pemeringkatan IICD selama periode 2019–2023. Selain itu, studi ini juga mengevaluasi peran kualitas audit berbasis teknologi digital sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data sekunder dari laporan keuangan 15 perusahaan terpilih melalui metode purposive sampling, menghasilkan total 30 sampel observasi selama lima tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 24.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme corporate governance tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik real earnings management, sementara financial distress memiliki pengaruh positif. Sedangkan kualitas audit berbasis transformasi digital belum mampu memoderasi hubungan kedua variabel independen tersebut terhadap real earnings management secara signifikan. Dengan demikian, kecenderungan manajemen untuk melakukan praktek real earning management sangat dipengaruhi oleh financial distress walaupun perusahaan telah mengimplementasikan good coorporate governance secara konsisten dan dilakukan audit atas laporan keuangan dengan tranformasi audit digital untuk meningkatkan kualitas audit secara simultan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan dan pengembangan sistem audit berbasis teknologi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan.
Copyrights © 2026